Cinta dan Persahabatan Sejati
Menjadi manusia berarti menjadi sahabat bagi yang lain. Menjadi sahabat berarti memberikan dan menerima cinta dari yang lain. Sebab Amor dat novos occulos, dengan cinta kita dapat memandang segala sesuatu secara baru. Mengapa manusia memerlukan cinta? Karena manusia selalu berada dalam kesatuan (cinta) dengan sesama yang lain. Kesatuan dasariah inilah yang diperjuangkan manusia. Salah satu bentuk perjuangan yang paling mudah dan umum adalah dengan bersahabat. Sahabat....suatu istilah yang lumrah dan sering dibicarakan atau dibahas orang. Namun meski lumrah...toh menjadi sesuatu yang sulit digapai. Orang bisa mudah berteman dan memiliki relasi dengan banyak orang. Tetapi belum tentu ia bisa menjadi sahabat yang baik bagi yang lain. Belum tentu ia bisa mendapatkan sahabat. Untuk menjadi sahabat perlu keterbukaan, kesetiaan, perjuangan, pengorbanan dan komitmen!
Menjawab kesulitan tersebut, buku “CINTA DAN PERSAHABATAN SEJATI, Makes A Difference in Your Life” ini coba menghadirkan duapuluh enam sosok sahabat [accepts you as you are; believes in you; calls you just to say “hi”; doesn’t give up on you; envisions the whole of you (even the unfinished parts); forgives your mistekes; give unconditionally; helps you; invites you over; just “be” with you; keep you klose at heart; loves you for who are; makes a diferrence in your life; never judges; offers support ; pick you up; quits your fears; raises your spirit; says nice thing about you; tells you the thruth with you need hear it; understands you; values you; walkes beside you; x-plain things you don’t understand; yells when you won’t listen; zaps you back to reality – yang menjadi bab-bab dalam buku ini] dapat membantu kita untuk bersahabat dan menjadi sahabat dengan sesama. Keduapuluhenam sosok itu ibarat cermin bagi kita untuk berkaca dan melihat keseluruhan diri kita. Ya...bersahabat berarti saya siap menjadi diriku yang lain dan di hadapan yang lain. Ya...homo non vult nisi homo, manusia tidak menginginkan yang lain selain menjadi manusia (sahabat) bagi yang lain.
Salah satu sosok dari duapuluhenam sosok sahabat yang dapat kita temukan dalam buku ini adalah sahabat yang mencintai kita apa adanya (Loves you for you are). Seorang sahabat adalah orang yang selalu berusaha mencintai kita apa adanya. Sahabat itu bagaikan hadiah berharga yang diberikan dunia kepada kita. Untuk itu “Menjadi seorang sahabat adalah salah satu bagian terpenting dalam kehidupan manusia; mempunyai seorang sahabat berarti memiliki hadiah yang paling berharga, yang ditawarkan kepada kita oleh kehidupan. Bersahabat berarti saling berbagi segala sesuatu termasuk senyuman dan tangisan, kegembiraan dan kesengsaraan, bahkan saling mempercayakan rahasia terdalam. Persahabatan yang ditawarkan adalah perasaan kepastian dalam kehidupan. Menjadi temanmu adalah suatu kebahagiaan bagiku”, demikian kata Silvia Macina.
Sementara itu, Phil Bosmans menegaskan bahwa seorang sahabat dalam hidup kita bagaikan makanan dan minuman untuk kehidupan. Dan mereka yang menolak persahabatan, bagaikan orang yang hidup di daerah tak berbunga. Seorang teman dalam hidup kita merupakan penghiburan utama dalam kesulitan; seorang teman adalah kebaikan manusiawi, dalam dirinya kita dapat merasakan kebaikan Tuhan.”
Sahabat adalah orang yang menerima dan mencintai kita apa adanya. Oleh karena itu tepatlah kalau kita mengikuti nasihat Ambrosius agar kita untuk senantiasa memelihara persahabatan dengan orang lain. Betapa pentingnya memiliki sahabat dan alangkah indahnya kalau kita mampu bersahabat dengan semua orang, mampu mencintai dan menerima apa adanya mereka, bukan menurut kemauan kita. “Peliharalah persahabatan, sebab selain persahabatan, tidak ada yang lebih indah di dunia ini. Dia penghibur kehidupan ini. Kita memiliki seorang teman yang berpengaruh pada hati kita? Kepadanya kita membukakan, dan kepadanya kita dapat mempercayakan segala sesuatu yang tersembunyi dalam hati kita.”
Membaca buku ini, ibarat kita membaca kehidupan kita sendiri. Demikianlah yang saya eksplorasi dalam buku ini. Inilah hidup saya, c’est ma vie, it’s my life...yang dalam upaya jatuh dan bangun, selalu berusaha untuk sekurang-kurangnya menghidupi keduapuluhenam sosok sahabat sebagaimana yang saya uraikan dalam buku ini.
Di atas semuanya itu, bersama seorang sahabat suster dari Chile, yang pernah menulis surat kepada saya, ketika saya berada di pedalaman Madagascar, Afrika tahun 1999, saya ingin mengatakan kepada Anda:
“Mon ami,
je t’aime de tout mon couer
meme si n’ai pas eu beaucoup de chance
pour te connatrae un peu
et je t’aimerai toujours
tu resteras dans mon couer
je t’aime mon ami
j’esperai que tu entendu ces paroles
merci mon ami
il y a plus de bonheur
dans notre couer pour toujurs.”
“Sahabatku,
aku mengasihimu dengan segenap hatiku
meski kita tak memiliki banyak kesempatan
untuk sedikit saling mengenal
dan aku mengasihimu selalu
engkau akan selalu ada dalam hatiku
aku mengasihimu sahabatku
saya berharap engkau memahami kata-kata ini
terima kasih sahabatku
untuk sedikit kebahagiaan
dalam hati kita selamanya.”
Mari kita ciptakan dunia dengan cinta dan persahabatan. Selamat menjadi sahabat bagi siapapun!
Salam saya
Alfred B. Jogo Ena
Penulis
http://langkahbaru.com/?r=42541
PS: Bila ada yang berminat, silahkan menghubungi
Amara Books
Puri Arsita A-6,
Jl. Kalimantan, Purwosari, Sinduadi, Mlati, Sleman,
Telp (0274) 7470601, 884500
E-mail: amara_books@yahoo.com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar