Perbuatan kasih
“Lebih baik dibenci karena sesuatu yang betul-betul kita perbuat, daripada dielu-elukan karena hal yang tidak pernah kita lakukan” (Andre Gide)
“Lebih baik dibenci karena sesuatu yang betul-betul kita perbuat, daripada dielu-elukan karena hal yang tidak pernah kita lakukan” (Andre Gide)
Fredo Benedict
Kita seringkali tertarik, terpesona, senang, kagum dengan hal-hal yang indah, bagus dan menyenangkan. Kita sering merasa terpukau dan terpaku pada hal-hal lahiriah yang hebat dan prestisius atau artifisial. Kita menjadi sangat bangga bahkan menyombongkan diri, kalau mengalami atau memiliki hal-hal itu. Bahkan tidak jarang banyak orang begitu terobsesi untuk berbangga dengan hal-hal itu tanpa harus berbuat sesuatu yang prestisius itu. Banyak orang ingin dipuji-puji ketika melakukan suatu karya amal. Mereka begitu berbangga kalau apa yang mereka lakukan (meski bukan mereka lakukan secara langsung) dilihat, diekspos media massa. Apapun yang mereka lakukan haruslah selalu diketahui umum. Mereka senantiasa menuntut penghargaan dari orang lain, bahwa yang mereka lakukan adalah karya-karya amal yang humanis. Mereka ibarat nabi-nabi palsu yang mewartakan dirinya sendiri.
Padahal yang dikendaki Allah adalah apa yang kita lakukan kepada salah seorang yang paling hina sekalipun, kita melakukannya untuk Dia. Dan...apapun yang dilakukan tangan kananmu, jangan sampai diketahui oleh tangan kirimu. Jadi, Allah selalu menghendaki kita berbuat, berbuat dan berbuat kasih, melayani, melayani dan melayaniNya dengan penuh kasih, tanpa pamrih, tanpa batas, tanpa harus digembar-gemborkan, agar kita layak dinilai pandai berbuat kasih. Kita berbuat kasih bukan untuk mencari nama dan popularitas, tetapi sudah kewajiban kita sebagai makhluk ciptaan Tuhan untuk saling memperhatikan dan melayani....sebab kataNya, “Aku datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani”, dalam keheningan dan kesepian tanpa berita...
Ya Tuhan, sering aku ingin dipuji dan disanjung
atas segala hal yang kulakukan.
Kadang aku menuntut agar orang menghargai setiap usahaku
meski yang kulakukan semata-mata demi
kemuliaan dan pujian diri...
Tuhan, bantulah aku untuk selalu
berbuat kasih dan mengasihi sesama
dengan kasihMu.
“Iman tanpa perbuatan-perbuatan adalah mati.”
(Yak 2:26)
“Segala jalan orang adalah bersih
menurut pandangannya sendiri,
tetapi Tuhan yang menguji hati” (Ams 16:2)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar